Lewati ke konten
Kembali ke karya
Landing Page

ASINAN QUEEN Landing Page

ASINANQUEEN adalah brand F&B Indonesia yang sudah mapan: asinan, rujak, salad buah, dessert, dan minuman sehat, dengan beberapa outlet di Malang, Surabaya, dan Jakarta serta 146.000+ pengikut Instagram dan TikTok yang aktif. Yang belum dimiliki brand ini adalah rumah digital sendiri. Selama ini semua lalu lintas bertumpu pada media sosial: menu tersebar di postingan lama, alamat outlet ada di bio dan komentar, dan pertanyaan yang sama (“harga berapa?” , “cabang mana yang paling dekat?” , “masih buka?”) dijawab manual berulang-ulang. Website ini dirancang untuk mengambil beban itu — sekaligus jadi alamat resmi yang bisa ditemukan lewat pencarian, bukan hanya lewat Instagram.

asinan-queen-website.vercel.app
Open ↗

Masalah

ASINANQUEEN bukan startup yang sedang mencari validasi — ini adalah brand yang sudah menang. Sejak sekitar 2018, apa yang bermula dari craving pribadi akan asinan yang enak, tumbuh menjadi bisnis multi-cabang di Malang, Surabaya, dan Jakarta, didukung lebih dari 146.000 pengikut aktif di Instagram dan TikTok. Dengan ukuran normal apa pun, bagian tersulit — membangun sesuatu yang benar-benar diinginkan orang — sudah selesai. Tapi kesuksesan itu sudah melampaui infrastrukturnya. Seluruh kehadiran digital ASINANQUEEN hidup di atas "tanah sewaan": feed media sosial yang strukturnya tidak bisa mereka kendalikan sendiri. Menu tersebar di postingan-postingan lama selama berbulan-bulan. Alamat outlet terkubur di link bio atau di kolom komentar caption dari dua tahun lalu. Dan setiap hari, tiga pertanyaan yang sama diketik ke DM oleh orang yang berbeda-beda: Harganya berapa? Cabang mana yang paling dekat? Sekarang masih buka nggak? Seseorang di tim harus menjawab satu per satu, secara manual, berulang-ulang, karena tidak ada satu tempat pun yang sudah menyimpan jawabannya. Ini bukan soal kurang lalu lintas atau kurang permintaan. Ini soal arsitektur informasi. Brand ini mudah ditemukan di platform sosial oleh orang yang sudah mengikutinya, tapi nyaris tak terlihat bagi orang yang sekadar mencari "Asinan Queen Surabaya" — padahal momen pencarian itu, saat berdiri di depan mal sambil memutuskan mau makan apa, justru saat brand ini paling dibutuhkan untuk ditemukan. Tanpa website milik sendiri, ASINANQUEEN tidak punya alamat resminya sendiri: tidak ada tempat yang dibangun untuk ditemukan orang asing, dipercaya oleh pers atau calon mitra franchise, dan cukup cepat untuk menjawab pertanyaan sebelum orang tersebut menyerah dan memilih tempat lain.

Tujuan

Tujuan website ini sempit dan disengaja: memberi ASINANQUEEN rumah digital yang mengerjakan tugas yang selama ini tidak bisa dikerjakan oleh link bio Instagram-nya, tanpa berpura-pura menjadi sesuatu yang bukan karakter brand ini. Tiga tugas, dikerjakan sekaligus, tanpa satu pun boleh mendominasi layar pertama: mendorong pesanan dengan membuat menu dan kanal pemesanan mustahil untuk terlewat; menceritakan kisah brand supaya pengunjung baru memahami positioning "sehat tapi tetap enak" dan perjalanan sang pendiri dari craving rumahan menjadi bisnis multi-cabang; dan membantu orang menemukan outlet — per kota, dengan alamat asli, jam buka asli, dan peta, supaya "cabang mana yang paling dekat" berhenti menjadi pertanyaan yang harus ditanyakan ke manusia. Di balik tiga tugas itu ada satu tujuan lagi yang lebih halus: membuat ASINANQUEEN bisa ditemukan atas nama dirinya sendiri. Pengunjung yang datang dari pencarian Google "Asinan Queen Malang" seharusnya mendarat di tempat yang selengkap dan secepat pengunjung yang datang dari link bio Instagram — karena kebanyakan dari mereka sedang berdiri sambil memegang ponsel, di luar suatu tempat, memutuskan dalam tiga puluh detik ke depan apakah akan mampir atau tidak. Situs ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan kehadiran sosial brand atau mengubah kepribadiannya menjadi lebih korporat. Situs ini dimaksudkan untuk memberi kepribadian itu — tropis, playful, sedikit jahil, berakar pada sesuatu yang buatan rumah — sebuah alamat permanen yang bisa benar-benar ditemukan oleh mesin pencari, jurnalis, dan calon mitra franchise.

Fitur

  • Halaman Home dengan hero, maskot, tagline, dan menu unggulan
  • Halaman Menu dikelompokkan per kategori: nama, harga, deskripsi singkat, foto, badge best seller
  • Harga/ketersediaan menu khusus per kota (otomatis pakai harga dasar bila tidak diset)
  • Direktori Lokasi dikelompokkan per kota (Malang, Surabaya, Jakarta), masing-masing punya URL sendiri
  • Alamat, jam buka, embed peta, nomor WhatsApp, dan link pesan langsung per outlet
  • Hub pemesanan dengan deep link WhatsApp (pesan sudah terisi nama menu), DM Instagram, dan link marketplace (GoFood/GrabFood/Shopee)
  • Fallback otomatis ke WhatsApp kalau outlet belum punya link marketplace
  • Halaman Cerita Kami (kisah pendiri, cerita kesegaran/sumber bahan, milestone brand)
  • Halaman kontak bisnis (franchise, kerja sama, pers) terpisah dari jalur pemesanan pelanggan
  • Banner promo dengan tanggal berakhir wajib
  • SEO: judul & deskripsi unik per halaman, halaman per kota bisa terindeks, sitemap, data terstruktur outlet
  • Desain mobile-first dan responsif
  • Aksesibilitas: target sentuh minimal 44px, navigasi keyboard, penanda fokus terlihat, status tidak pernah hanya lewat warna
  • Optimasi Core Web Vitals untuk jaringan seluler
  • Tanpa keranjang/checkout, tanpa manajemen stok (sengaja, versi 1)